MANAGED BY:
RABU
07 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Rabu, 16 November 2022 03:31
Optimalkan Penerimaan Bagi Hasil

Dari Sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

PAJAK DAERAH: Ketua Komisi II DPRD Berau Wendy Lie Jaya, menjadi salah satu narasumber dalam FGD mengenai optimalisasi penerimaan bagi hasil pajak bahan bakar kendaraan bermotor, melalui sinergi dan harmonisasi antar stakeholder, kemarin (15/11).

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Optimalisasi Penerimaan Bagi Hasil Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor melalui Sinergi dan Harmonisasi Antar Stakeholders, yang dilaksanakan di Hotel Grand Parama, Selasa (15/11).

FGD tersebut, menghadirkan Kepala Bapenda Kaltim Ismiati dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau sebagai narasumber. Dalam paparannya, Ismiati menyebut pajak bahan bakar kendaraan bermotor jumlahnya memang cukup besar. Disebutnya, komponen pajak daerah provinsi itu nilainya sebesar Rp 5,4 triliun. Dengan komponennya, pajak bahan bakar senilai Rp 3,4 triliun.

“Dalam amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009, pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang dipungut oleh provinsi, sebesar 70 persennya untuk kabupaten/kota. Hari ini (kemarin, red), pemkab pun berkeinginan untuk mengoptimalkan bagi hasil dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor ini,” ujar Ismiati dalam paparannya.

Melalui FGD tersebut, Pemkab Berau nantinya lebih terarah dalam mengoptimalkan pajak dari sektor tersebut. Dengan mengetahui dan memenuhi data-data pendukungnya, sehingga bisa mendapatkan bagi hasil pajak dari provinsi.

Ismiati juga menjelaskan mengenai dasar hukumnya, mekanisme bagi hasilnya, serta upaya dalam optimalisasi, termasuk kolaborasi dari pemangku kepentingan dalam rangka mengoptimalkan hal itu. “Karena kita tahu, tentu pajak bahan bakar ini sangat diharapkan oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota. Karena dana bagi hasilnya sangat besar, untuk mendukung pembiayaan atau pendanaan pembangunan penyelenggara pemerintah di kabupaten/kota se-Kaltim,” jelasnya.

Prinsipnya, pihaknya yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) memungut pajak bahan bakar tersebut, berkewajiban untuk memberikan informasi kepada pemerintah kabupaten/kota mengenai mekanisme pemungutan hingga pembagian bagi hasil dari pajak tersebut.

“Memang hasil kinerjanya kan berlaku di wilayah hukum masing-masing. Jadi semakin bagus pemerintah kabupaten/kota berkomunikasi dengan perusahaan ataupun stakeholders terkait, tentu semakin bagus pajak yang diterima dan tidak lari ke mana-mana. Yang akhirnya kembali untuk kabupaten/kota masing-masing,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Setkab) Berau M Gazali yang turut menghadiri FGD tersebut, menjelaskan bahwa pendapatan bagi hasil pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang diterima Kabupaten Berau dalam kurun waktu 2018-2021 cenderung meningkat. Sempat terjadi penurunan pada tahun 2020 karena pandemi, namun di tahun-tahun berikutnya kembali meningkat.

Realisasi pendapatan bagi hasil pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang diterima Pemkab Berau, tentunya berdampak pada kemampuan pembiayaan daerah.

Menurutnya, besarnya realisasi bagi hasil antara daerah satu dengan daerah yang lainnya, tentu tidak sama. Perbedaan tersebut dikarenakan potensi dan keadaan suatu kabupaten/kota yang tidak akan sama. Keadaan yang dimaksud berkaitan dengan potensi pajak bahan bakar kendaraan bermotor di masing-masing daerah.

“Apabila terdapat potensi daerah yang besar, dalam artian tingginya jumlah objek pajak, dan didukung dengan tingginya kesadaran wajib pajak untuk membayar pajak. Maka pendapatan pajak bahan bakar kendaraan bermotor akan meningkat dan pembagian hasil pajak kepada kabupaten/kota juga akan meningkat,” jelasnya.

Ditambahkan Kepala Bapenda Berau Muhammad Said, tujuan dilaksanakannya FGD ini adalah untuk menyamakan persepsi antarstakeholder, tentang pajak bahan bakar kendaraan bermotor, serta upaya untuk meningkatkan local taxing power. “Dan sekaligus sebagai media sosialisasi ke wajib pajak,” tutur Said.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau Wendy Lie Jaya yang turut menjadi narasumber menerangkan, poin penting dalam FGD ini yakni bagaimana pajak bahan bakar kendaraan bermotor di Berau, dapat dioptimalkan penerimaannya. Sehingga bagi hasil yang akan diterima bisa lebih besar lagi dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau saya pribadi melihat dari data yang disampaikan oleh pihak Bapenda Kaltim, bahwa potensi dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor ini penerimaannya bisa dioptimalkan lagi," ungkapnya.

"Karena data pembanding kita sudah jelas dengan Kabupaten Paser, yang kita lihat dari segi ekonominya itu jomplang dengan Kabupaten Berau. Tapi bagi hasil pajak bahan bakar kendaraan bermotor di sana tidak terlalu jauh. Memang masih tinggi Berau, tetapi tingginya tipis,” sambungnya.

Lanjut Wendy, hal yang sangat penting untuk ditekankan dari FGD tersebut, yakni ketaatan dari pemungut pajak tersebut. Kendati itu, pihaknya selaku pejabat yang melaksanakan fungsi pengawasan, tentu sangat mendukung niat dari Bapenda Berau, untuk bisa mengoptimalkan penerimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor.

“Toh semua itu juga untuk pembangunan Berau. Selain itu secara jabatan, saya pun mengimbau pihak swasta yang memang pemungut dan penyetor pajak bahan bakar kendaraan bermotor ini untuk bisa lebih tertib lagi,” tegasnya.

“Ke depannya juga kami akan melakukan gerakan-gerakan yang mungkin menjadwalkan beberapa hearing bersama-sama stakeholder terkait,” lanjutnya. (adv/mar/udi)


BACA JUGA

Selasa, 06 Desember 2022 12:40

Balikpapan Masih Mendominasi di Cabor Bowling

TANJUNG REDEB - Para atlet yang memperkuat kontingen dari 5…

Selasa, 06 Desember 2022 08:53

Sabet 8 Medali Emas, Kutim Kunci Juara Umum Tarung Derajat 

TANJUNG REDEB - Kontingen Kutai Timur (Kutim) meraih gelar juara…

Selasa, 06 Desember 2022 07:54

Kukar Juara Umum Panahan, Disusul Balikpapan dan Berau

TANJUNG REDEB - Mampu konsisten hingga di hari terakhir pertandingan,…

Selasa, 06 Desember 2022 01:26

Paser Tuan Rumah Porprov VIII 2026

TANJUNG REDEB - Kabupaten Paser dan Kutai Barat digadang-gadang menjadi…

Senin, 05 Desember 2022 11:57

Tetap Membanggakan

TANJUNG REDEB - Tim sepak bola Berau harus menerima keunggulan…

Minggu, 04 Desember 2022 22:49

Koleksi 2 Emas, Bawa Tuan Rumah Juara  Umum Balap Motor

TANJUNG REDEB - Kontingen Berau sukses rengkuh juara umum balap…

Minggu, 04 Desember 2022 21:59

Tim Basket Samarinda Kawinkan Gelar di Nomor 3x3 

TANJUNG REDEB - Tim bola basket Samarinda berhasil mengawinkan gelar…

Minggu, 04 Desember 2022 17:47

Berau Tambah 1 Emas di Cabor Triathlon

MARATUA - Cabang olahraga triathlon kembali mengantongi 1 medali emas…

Minggu, 04 Desember 2022 01:17

Target 20 Medali Emas, Berau Optimistis Juara Umum Cabor Layar

TANJUNG REDEB - Seluruh atlet yang ambil bagian di cabang…

Sabtu, 03 Desember 2022 23:47

Delapan Kontingen Berebut Medali Emas di Kelas Fighter Pencak Silat 

TANJUNG REDEB - Para atlet pencak silat dari 8 kabupaten/kota…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers