MANAGED BY:
RABU
07 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Jumat, 18 November 2022 15:09
Gulung Tikar

Oleh Daeng Sikra

PERNAH merasakan tidur dengan hanya beralaskan tikar. Tikar yang dibuat dari anyaman daun pandan dan anyaman purun.

Sering mendengar teman saya yang asal Banjar, menyebut tikar purun. Bukan daun pandan, tapi sejenis tumbuhan di rawa atau sungai.

Di desa Tanggul, Banjarmasin, kini lebih dikenal dengan sebutan kampung purun. Semua warga menekuni anyaman purun. Maka, ada sebutan tikar purun.

Sejak ada ambal dan tikar plastik, sangat jarang lagi kita menggunakan tikar pandan. Termasuk tikar purun.

Lalu sejak kapan istilah ‘gulung tikar’ itu populer. Sebutan itupun dikaitkan dengan orang atau perusahaan yang kehabisan modal atau mendekati bangkrut.

Tidak hanya itu. Gulung tikar itu sering menjadi istilah yang berkonotasi tak nyaman.

Terus, kenapa anggota DPRD mengkhawatirkan PLTU Lati bisa gulung tikar?

Mungkin ia melakukan hitung-hitungan bisnis antara PLTU dan PLN. Antara perusahaan negara dan perusahaan daerah.

Memang ironis. PLTU Lati yang sahamnya juga dimiliki oleh anak perusahaan PLN, Indonesia Power, seharusnya bisa memuluskan tawar-menawar kontrak penjualan setrum.

Justru penjualan setrum itu yang jadi poin persoalannya. PLTU Lati melalui Indo Pusaka Berau, ingin melebarkan bisnisnya. Salah satu syaratnya adalah PLTU Lati harus punya kontrak jangka panjang dengan PLN terkait Power Purchase Agreement (PPA).

Sisi lain, PLN hanya memberikan kontrak tahunan saja. Harganya juga masih dianggap terlalu murah. Mungkin dari sinilah terlihat oleh anggota DPRD ada potensi PLTU Lati gulung tikar.

Ada pertimbangan teknis, sehingga kontrak jangka panjang itu belum terealisasi. Terkait kondisi pembangkit yang sudah uzur. Produksi listriknya sudah tidak maksimal.

PLN sedikit berbusung dada, karena dia juga punya PLTU di Teluk Bayur. Menjadi dilema bagi PLTU Lati. Istilahnya maju kena mundur kena.

Bagus juga sebetulnya isyarat yang diberikan anggota DPRD itu. Memberikan sinyal bagi manajemen PLTU Lati untuk segera melakukan efisiensi.

PLTU Lati harus bisa dan berani memangkas hal-hal yang menjadi beban perusahaan. Sambil memikirkan bagaimana mempersiapkan generasi baru dua unit mesin yang sudah uzur.

Tidak usah berharap PPA di PLN bisa lebih tinggi dari harga sekarang. Sebab hal itu mustahil akan terjadi.

Saya kira berlebihan bila disebut gulung tikar. Tapi potensi gulung tikar, mungkin iya.

Para pendahulu yang memperjuangkan hadirnya PLTU Lati akan merasa sedih bila hal itu terjadi.

Bisa saja dianggap, manajemen sekarang ini tak mampu mengelola dengan baik. @cds_daengsikra. (*/udi)


BACA JUGA

Kamis, 08 Desember 2022 01:49

‘Perang’ Dimulai

SEBENTAR lagi, kita akan menyaksikan sebuah pertunjukan. ‘Perang’ antara dua…

Selasa, 06 Desember 2022 01:27

Nasi Padang

ANTIKLIMAKS, itu yang terjadi pada hari Minggu (4/12) di stadion…

Senin, 05 Desember 2022 12:12

Sampah Malaysia

DATANG lagi. Begitu kalimat singkat yang dikirimkan teman saya dari…

Sabtu, 03 Desember 2022 10:44

Desa Juara Nasional

BERDASARKAN Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan Peraturan Pemerintah…

Kamis, 01 Desember 2022 09:51

Rambut Putih

RAMBUT putih sedang naik daun. Ini karena Presiden Jokowi yang…

Rabu, 30 November 2022 14:44

Mi Pangsit

HITUNG, berapa banyak atlet yang berkumpul selama berlangsungnya porprov. Dan…

Selasa, 29 November 2022 12:44

Sarang Burung

PEROLEHAN medali di arena porprov, tidak terlalu menarik bagi warga…

Senin, 28 November 2022 13:46

Desember Awal

TIGA hari setelah hari ini Senin (28/11), diputuskan Jembatan Sambaliung…

Sabtu, 26 November 2022 15:04

Kesiapan Pelaksanaan Porprov

TAK terasa, pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim 2022…

Jumat, 25 November 2022 14:12

Melawan Jin

NAMANYA Bagong. Perantau asal Makassar. Sehari-hari berjualan sayur di Pasar…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers