MANAGED BY:
RABU
07 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 22 November 2022 13:29
Gado-Gado

Oleh Daeng Sikra

HARI minggu (20/11) udaranya panas. Panas yang rasanya tak biasa. Kata teman, panasnya meigut (menggigit). Tapi tetap saja beraktivitas di luar rumah.
 
Saya diundang agar bisa hadir menyaksikan terbentuknya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Teluk Bayur. Di alun-alun yang wajahnya sudah dipercantik. Lebih cantik ketika lapangan itu masih digunakan perusahaan tambang Batu bara asal Belanda.
 
Ada dua acara pentingnya. Pokdarwis dan launching Teluk Bayur sebagai kota tua. Tidak salah dengan sebutan itu. Teluk Bayur memang kota tua. Banyak peninggalan Belanda yang memperkuat status tua.
 
Walau tak bisa menampilkan utuh, tapi teman-teman dari dinas pariwisata, ingin menggugah, bagaimana Teluk Bayur tempo dulu. Bagaimana alun-alun yang dulu dijadikan tempat bertemunya para pekerja tambang, menjadi tempat bertemunya warga Teluk Bayur.
 
Saya sendiri tak bisa membayangkan, bagaimana suasana waktu itu. Pernah bertemu dengan salah seorang yang pernah melihat aktivitas tambang batu bara kala itu. Dia bukan pekerja tambangnya, tapi sebagai pembayar gaji.
 
Disbudpar, ingin memvisualkan kepada generasi di Teluk Bayur, bahwa aktivitas perusahaan menjadkan Teluk Bayur, sebetulnya lebih pas jadi ibu kota. “Ingin menggugah kenangan itu,” kata Bu Sam, sebagai penggagas perhelatan tersebut.
 
Saya tidak duduk pada jejeran bangku di depan. Memilih berkeliling lapangan, sambil mencermati urutan acaranya. Mengasyikkan, warga yang datangpun diajak sambil menikmati berbagai jenis makanan yang ditawarkan UMKM.
 
Sukseslah acara itu. Dan, menjadi tantangan Pokdarwis untuk menggagas sebuah festival kota tua. Mereka pasti bisa. Mereka anak muda yang kreatif dan penuh semangat.Mereka mampu membuat Teluk Bayur tampil beda.
 
Sepanjang acara berlangsung, yang ada dalam bayangan saya adalah makan siang dengan menu gado-gado. Warung yang jualannya dekat terminal ketinting. Warung yang tidak bisa dipisahkan dengan sejarah hadirnya warga di Teluk Bayur.
 
“Kita ketemu di penjual gado-gado,” kata Pak Agus Pancau. Ia dulunya penggerak anak-anak muda di Teluk Bayur. Satu generasi dengan Edy Jumantara, Almarhum Zulkifli dan banyak lagi nama-nama tokoh pemudanya.
 
Menyebut gado-gado, saya hanya punya referensi yang berjualan dekat pasar. Duduklah seorang diri, menikmati sepiring gado-gado, sambil menunggu Agus Pancau. Sudah seleai makan, Pak Agusnya tidak muncul juga.
 
Oh, rupaya saya terlambat informasi. Di Teluk Bayur, dalam kawasan ‘kampung Cina’ ada penjual gado-gado yang baru. Gado-Gado Bu Sur namanya. Tidak jauh untuk ukuran jalan kaki. Tapi lumayan dibawa sinar matahari terik.
 
Belum lagi duduk, penjualnya sudah membawakan satu piring gado-gado. Sebetulnya mau saja berkata sudah makan gado-gado. Sudahlah, saya nikmati saja. Kamipun sambil bercerita tentang Teluk Bayur kekinian.
 
“Bagus juga dibuat event setiap minggu sekali,” kata Agus. Kalau setiap minggu saya juga hadir, maka setiap minggu itu pula saya menikmati gado-gado yang sama-sama enaknya. Atau barangkali, bisa saja sesekali membuat ‘festival gado-gado’, kan menarik.
 
Teluk Bayur akan semakin dikenal dengan sebutan barunya ‘kota tua’. Bukan hanya konsep festivalnya, tapi sekaligus merubah sedikit wajahnya. Wajah bangunan yang ada di sekitar alun-alun, yang dulunya rumah bagi petinggi perusahaan. @cds_daengsikra. (*/udi)


BACA JUGA

Kamis, 08 Desember 2022 01:49

‘Perang’ Dimulai

SEBENTAR lagi, kita akan menyaksikan sebuah pertunjukan. ‘Perang’ antara dua…

Selasa, 06 Desember 2022 01:27

Nasi Padang

ANTIKLIMAKS, itu yang terjadi pada hari Minggu (4/12) di stadion…

Senin, 05 Desember 2022 12:12

Sampah Malaysia

DATANG lagi. Begitu kalimat singkat yang dikirimkan teman saya dari…

Sabtu, 03 Desember 2022 10:44

Desa Juara Nasional

BERDASARKAN Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan Peraturan Pemerintah…

Kamis, 01 Desember 2022 09:51

Rambut Putih

RAMBUT putih sedang naik daun. Ini karena Presiden Jokowi yang…

Rabu, 30 November 2022 14:44

Mi Pangsit

HITUNG, berapa banyak atlet yang berkumpul selama berlangsungnya porprov. Dan…

Selasa, 29 November 2022 12:44

Sarang Burung

PEROLEHAN medali di arena porprov, tidak terlalu menarik bagi warga…

Senin, 28 November 2022 13:46

Desember Awal

TIGA hari setelah hari ini Senin (28/11), diputuskan Jembatan Sambaliung…

Sabtu, 26 November 2022 15:04

Kesiapan Pelaksanaan Porprov

TAK terasa, pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim 2022…

Jumat, 25 November 2022 14:12

Melawan Jin

NAMANYA Bagong. Perantau asal Makassar. Sehari-hari berjualan sayur di Pasar…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers