MANAGED BY:
JUMAT
27 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KALTIM | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Senin, 05 Desember 2022 12:58
Kembangkan Produk Olahan Pertanian dan Perkebunan

DPMPTSP Kaltim Siapkan Kajian Hilirisasi Produk

HILIRISASI: Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal (PPIPM) DPMPTSP Kaltim Riawati.

SAMARINDA - Perkembangan iklim investasi tiap tahunnya membuat pemerintah daerah harus jeli menangkap peluang. Tidak hanya menangkap peluang, hal ini tentu saja harus diiringi dengan ketersediaan produk dan bahan baku.

Sebab, investor lebih menginginkan ketersediaan produk siap jual dalam melihat peluang investasi. Sehingga, gambaran investasi tidak lagi hanya berbicara mengenai potensi. Namun mendorong potensi yang ada menjadi peluang dengan produk siap produksi.

Berdasarkan analisis tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim mulai mempersiapkan kajian hilirisasi produk-produk olahan pertanian dan perkebunan. Hal inipun sesuai arahan Pemerintah Pusat dan daerah.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal (PPIPM) DPMPTSP Kaltim, Riawati mengatakan, memang ada sejumlah komoditas yang pengembangannya didorong di Kaltim, dalam sektor pertanian dan perkebunan. Seperti kokoa, pisang, kelapa sawit, lada, dan karet.

Pengembangan produk-produk ini, memerlukan kajian lebih lanjut. Sebab, sejatinya potensi tersebut belum siap jual. "Oleh karena itu, mulai tahun ini DPMPTSP Kaltim mendorong pengembangan hilirisasi produk-produk olahan pertanian dan perkebunan. Dengan mendorong kabupaten/kota membuat kajian olahan hasil perkebunan dan pertanian," terangnya.

Seperti di Kutai Timur, dengan mempersiapkan kajian pengolahan pisang menjadi makanan bayi. Begitupun, dengan kabupaten/kota lainnya.

Meskipun, Ria mengakui, hilirisasi memang memiliki banyak tantangan. Sebab, tidak hanya berbicara mengenai produk, namun bagaimana mendorong ketersediaan produk dalam jangka panjang. Sementara, modal menjadi salah satu kendala yang memberatkan.

"Mulai tahun depan strateginya kami akan bantu 4 daerah kabupaten/kota untuk pengembangan produk-produk unggulan. Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, dan Paser. Agar ada pemerataan peluang investasi," pungkasnya. (dpmptspkaltim/adv/arp)


BACA JUGA

Jumat, 27 Januari 2023 01:38

Tingkatkan Roda Perekonomian dan Pembangunan

TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur, Mardiatul Idalisah mengungkapkan memiliki…

Kamis, 26 Januari 2023 16:01

From Bali to Berau

GIANYAR - Pemerintah Kabupaten Berau pastikan kerja sama dengan Pemerintah…

Rabu, 25 Januari 2023 01:29

Peningkatan BUMK, Tingkatkan PAK

TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau…

Rabu, 25 Januari 2023 01:27

Jumlah Personel Kebersihan Dianggap Kurang

TANJUNG REDEB – Jumlah petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup…

Selasa, 24 Januari 2023 01:19

Perintahkan Perusahaan Laporan Setiap Bulan

TANJUNG REDEB – Untuk mewujudkan transparasi pihak perusahaan dan Pemerintah…

Sabtu, 21 Januari 2023 19:00

Permudah Pengurusan Adminduk di Kecamatan Terjauh

TANJUNG REDEB – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau…

Sabtu, 21 Januari 2023 18:59

Pastikan Peningkatan Kualitas SDM Tetap Terlaksana

TANJUNG REDEB - Tingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Bupati…

Sabtu, 21 Januari 2023 18:58

Angka Kemiskinan di Berau Diklaim Turun

TANJUNG REDEB - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Berau,…

Kamis, 19 Januari 2023 08:16

Klaim Persentase Kasus Stunting Menurun

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan…

Kamis, 19 Januari 2023 08:14

Prioritaskan SDM dan Sarpras Pendidikan

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau fokus membina Sumber…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers