MANAGED BY:
JUMAT
27 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KALTIM | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Desember 2022 01:45
Putusan Dianggap Cacat Hukum

KONI Ajukan Banding, Tuntut Empat Medali Emas Berau Dikembalikan

DIANGGAP SEPIHAK: Ketua KONI Berau Al Hamid bersama Wakil Ketua La Ode Ilyas dan Ketua PRSI Berau dr Abdul Djabbar Kareem, ketika menggelar konferensi pers di Sekretariat Porprov VII Kaltim kemarin.

TANJUNG REDEB – Jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau menilai keputusan Dewan Hakim Porprov Kaltim yang mengabulkan gugatan kontingen Kutai Timur (Kutim), cacat hukum. Gugatan mengenai penggunaan atlet luar oleh cabor renang Berau yang berhasil mendulang banyak medali di Porprov VII Kaltim, dianggap maladministrasi.

Dikatakan Ketua KONI Berau Alhamid, pada dasarnya keputusan Dewan Hakim dianggap sepihak. Sebab tidak satupun dari pihak cabor renang dan perwakilan KONI Berau, termasuk tim pengawas dan pengarah (Wasrah), dilibatkan atau dimintai keterangan dalam sidang hingga pengambilan keputusan atas gugatan kontingen Kutim.

"Saat sidang oleh Dewan Hakim, pihak kami (KONI Berau) tidak dipanggil, Ketua PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Berau tidak ada dihadirkan. Begitu juga tim wasrah. Makanya kita melihat ini keputusan sepihak. Harusnya dipanggil pihak yang bersangkutan. Keputusan ini cacat hukum," ujar Alhamid saat menggelar konferensi pers di Sekretariat PB Porprov VII Kaltim, di Jalan Mangga II Tanjung Redeb kemarin (7/12).

Dijelaskannya, seharusnya persoalan ini tidak dilakukan ketika pelaksanaan perlombaan sudah selesai. Mestinya diperdebatkan sejak awal, terutama saat dilaksanakannya Technical Meeting (TM). Sementara saat TM cabor renang, tidak satupun kontingen dari kabupaten/kota lain mempersoalkan hal tersebut. Sebab bukan hanya Berau yang menggunakan atlet dari luar daerah di cabor renang. Beberapa daerah lainnya juga mengambil atlet dari luar daerah. “Itu sudah dijelaskan di TM dan tidak ada masalah,” katanya.

Malah untuk atlet Berau, lanjut dia, tetap mengikuti proses administrasi persyaratan kontingen, dengan menjadikan atlet luar daerah tersebut sebagai warga Berau. Serta meneken surat pernyataan, bahwa akan mewakili Kaltim jika lolos dalam tahap seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Cuma karena atlet yang kita bawa ini banyak mendulang medali, ada yang tidak puas dan melaporkan ke Dewan Hakim,” terangnya. Seharusnya, jika ada persoalan diselesaikan saat TM, atau mengajukan keberatan sebelum atlet bertanding. “Ini sejak awal tidak ada masalah, tapi ketika banyak medali didapat, jadi dipermasalahkan. Karena sudah dilakukan penyerahan medali baru dipersoalkan,” ungkapnya.

“Mungkin mereka (kabupaten/kota lain) tidak menyangka, kami sendiri tidak menyangka atlet ini bisa mendulang banyak medali. Tapi apapun alasannya, ini tidak adil. Kenapa setelah meraih medali baru dipersoalkan, padahal sudah dibahas bersama sebelumnya di TM,” sambung Alhamid.

Makanya, putusan sepihak Dewan Hakim yang mencabut empat medali emas kontingen Berau dari cabor renang, dianggap cacat hukum. 

"Makanya kami selaku tuan rumah menyatakan banding. Namun banding kami pun tidak digubris sama sekali. Belum ada balasannya. Harusnya kami berhak menyampaikan keberatan. Kami hanya minta keadilan saja dan meminta medali kami dikembalikan," tegasnya. 

Di tempat yang sama, Ketua PRSI Berau yang juga Panitia Pelaksana (Panpel) Cabor Renang Porprov VII Kaltim, dr  Abdul Djabbar Kareem, meminta keadilan dan mengembalikan perolehan medali yang didapat cabor renang. Dirinya pun mengaku tidak pernah dipanggil untuk diminta keterangan dalam gugatan tersebut.

"Harusnya tergugat dihadirkan, tetapi kenyataannya tidak ada. Jadi kami hanya meminta dewan hakim bersikap adil. Jika dianggap ada melanggar administrasi soal atlet, itu tidak benar. Jadi harapannya ini bisa berubah dan kembalikan medali tuan rumah," tutur pria yang akrab disapa dr Jaka.

Namun apapun hasilnya nanti, dirinya meminta kepada Pemkab Berau untuk tetap mencairkan bonus kepada atletnya tersebut. Sebab atletnya sudah berjuang maksimal untuk mempersembahkan prestasi terbaik bagi Bumi Batiwakkal. “Karena atlet ini tahunya hanya bertanding, bekerja keras untuk hasil terbaik. Justru mereka yang akhirnya jadi korban kalau seperti ini,” ujarnya.

Untuk itu, dr Jaka mengharapkan Pemkab Berau melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tetap memberikan bonus kepada atletnya, sesuai capaian medali yang didapatkan. “Apapun hasil banding yang kami ajukan, kami harap bonus untuk atlet tetap diberikan. Karena itulah salah satu penyemangat bagi atlet untuk terus berjuang bagi daerah dan memberikan prestasi terbaik untuk daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Berau La Ode Ilyas, juga menyayangkan keputusan Dewan Hakim. Dikatakan sepihak, karena memang diputuskan sepihak. “Hilang 4 medali dari cabor renang. Jika mempermasalahkan salah satu atlet mestinya dibahas pada saat TM. Bukan setelah menang dan pengalungan medali,” katanya.

“Protes, mestinya juga ke daerah lain yang mengambil atlet luar. Kenapa tidak dipersoalkan. Kenapa hanya tuan rumah yang digugat. Keputusan Dewan Hakim perlu dipertanyakan," sambung La Ode Ilyas. (mar/udi)


BACA JUGA

Jumat, 27 Januari 2023 01:41

Bupati Paparkan Potensi Wisata Berau

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Berau tiada henti-hentinya membangun jejaring guna…

Jumat, 27 Januari 2023 01:40

Olah TKP Terkendala Cuaca

TANJUNG REDEB - Hujan yang terjadi sepanjang hari kemarin (26/1)…

Kamis, 26 Januari 2023 16:03

Tidak Ada Kenaikan Iuran

TANJUNG REDEB – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan…

Kamis, 26 Januari 2023 16:02

Astuti Tiba di Berau

TANJUNG REDEB – Orangutan dari Manado berjenis kelamin betina yang…

Kamis, 26 Januari 2023 16:02

44,05 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau musnahkan…

Kamis, 26 Januari 2023 15:57

Terima Laporan, Polisi Mulai Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim…

Rabu, 25 Januari 2023 01:33

Tinggalkan Kesan Baik, Terus Tingkatkan Sinergi

Pisah sambut Kepala KUPP Tanjung Redeb dari Hotman Siagian kepada…

Rabu, 25 Januari 2023 01:31

Dua Pelaku Terancam Pidana 15 Tahun

TANJUNG REDEB – Kasus pencabulan kembali diungkap jajaran Polres Berau,…

Rabu, 25 Januari 2023 01:30

Kebut Peningkatan Status Kampung Mapulu

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah berupaya meningkatkan…

Selasa, 24 Januari 2023 01:20

Terumbu Karang yang Rusak dan Mencari Ikan Tak Lagi Mudah

Bertarung ombak, bertaruh dengan cuaca, tapi hasil tak lagi seberapa.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers