MANAGED BY:
JUMAT
27 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KALTIM | KOMBIS
Kamis, 19 Januari 2023 08:18
Kaltara Lagi

Oleh Daeng Sikra

GUBERNUR Kaltara Zainal Arifin Paliwang (ZAP) ke Berau lagi. Bertemu lagi para tokoh masyarakat Berau. Banyak tema menarik yang dibahas dalam perjumpaan itu.

Ia juga mendapat kehormatan, menjadi saksi dalam pesta pernikahan putra sulung Kadis PUPR dan mantan Kadis Perhubungan Kaltara Taupan Madjid. Yang juga keponakan dari wakil Bupati Gamalis.

Saya tidak ikut hadir dalam silaturahmi itu. Hanya mendapatkan informasi, bahwa Pak ZAP menyampaikan perkembangan terkini berbagai program besar yang akan dilaksanakan di wilayah utara.

Harus dipahami, bahwa gerak pembangunan di wilayah yang dipimpin Pak ZAP, juga berdampak hingga ke Kabupaen Berau yang secara geografis sangat berdekatan. Juga dalam hubungan kesejarahan, tidak bisa dipisahkan.

Dalam konteks itu, ia mengulang kembali ajakan Kabupaten Berau untuk menjadi satu rumpun di wilayah Kaltara. Menggenapkan enam kabupaten/kota. Dan bersama-sama membangun masa depan.

Keinginan Pak ZAP, melahirkan pro dan kontra di masyarakat. Itu hal yang wajar saja. Saya sangat percaya, ia mempertimbangkan dari berbagai sudut pandang, sehingga memutuskan mengajak Berau bergabung dengan Kaltara.

Tahun lalu, saya jumpa di kediaman beliau. Berbincang banyak bagaimana sejarah kota dan kabupaten di wilayah utara. Bagaimana perjalanan sejarah Kota Tarakan, Malinau, Nunukan, Tanah Tidung maupun Tanjung Selor sebagai ibu kota provinsi.

Ia juga memahami, dari diskusi dengan para tokoh masyarakat dan kerabat kesultanan di Tanjung Selor, bahwa ada benang merah yang tak bisa dipisahkan. Benang merah itulah, yang ingin dibentangkan lagi oleh ZAP.

Beliau itu seorang jenderal polisi. Ia sangat paham soal sejarah daerah yang dipimpinnya. Sudah sangat paham kultur masyarakatnya. Juga sangat paham dengan geopolitik yang berkembang dari masa ke masa.

Tidak pula bergerak seorang diri. Sudah ada restu para tokoh yang ada di Kaltara. Menyampaikan, keinginan menjadikan satu rumpun daerah yang punya benang merah sejarah. Termasuk sejarah kekerabatan kesultanan.

“Saya ke Berau, juga membawa pesan dari para tokoh dan kerabat kesultanan serta masyarakat di wilayah Kaltara,” kata Pak ZAP, saat berjumpa usai menghadiri wisuda sarjana di UMB, beberapa waktu lalu.

Banyak yang bertanya, seperti apa proses awalnya, ketika diusulkan Provinsi Kaltara dimekarkan dan berdiri sendiri sebagai provinsi yang baru. Cukup menyita waktu, saat itu masih kekurangan persyaratan untuk melengkapi dibentuknya satu provinsi baru.

Maka, digagaslah pertemuan antara pimpinan daerah, di wilayah utara termasuk Berau. Diawali dengan pertemuan di Pulau Derawan. Tokoh-tokoh waktu itu hadir lengkap. Ada Pak Yusuf SK (almarhum), ada Pak Martin Billa. Ada Pak Anang Dahlan. Yang dibahas, bagaimana agar Berau menjadi bagian dari provinsi yang akan dibentuk saat itu.

Kami menyebut pertemuan itu ‘Derawan Informal Meeting’. Karena sedang ramai-ramainya sebutan informal meeting. Dari Pulau Derawan, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan tema yang sama di beberapa tempat di Kaltara.

Pembentukan daerah otonomi baru bernama Kaltara, mendapat respons positif dari Pemkab Berau. Berbagai pertimbangan, mengapa mengajak Berau bergabung dengan Kaltara, selain untuk melengkapi persyaratan. Tentu ada pertimbangan lainnya.

Pemkab Berau dalam berbagai pertemuan menyambut baik dan mendukung penuh rencana itu. Rencana pembentukan Kaltara. Namun Berau memilih belum bisa bergabung. Tentu dengan berbagai pertimbangan juga.

Sempat tersiar informasi, Berau bersedia asalkan ditunjuk sebagai ibu kota. Itu tidak pernah terdengar selama informal meeting berlangsung.

Kalau sekarang, Pak ZAP kembali mengajak Berau untuk bergabung, itu setelah melewati waktu yang panjang. Dan beberapa kali berkunjung ke Berau, bukan lagi ‘informal meeting’. Benar-benar beliau secara formal mengajak bersama-sama. @cds_daengsikra. (*/udi)


BACA JUGA

Jumat, 27 Januari 2023 01:42

Hujan Penutup

TIDAK sedang bermain catur. Tapi sejak pagi, hujan di hari…

Kamis, 26 Januari 2023 15:57

Ketua KONI

BURSA calon ketua KONI Berau mulai diluncurkan. Saatnya bagi yang…

Rabu, 25 Januari 2023 01:31

Baju Baru

DAPAT bingkisan Imlek. Kemasannya kecil saja. Tapi maknanya besar. Setidaknya…

Selasa, 24 Januari 2023 01:20

Ramuan Sarang Burung

ANGKA 9 memang dahsyat. Angka kesuksesan. Dinasti Ming mengakui kehebatan…

Senin, 23 Januari 2023 00:50

Gong Xi Fa Cai

“Xie xie, Pak Daeng,” itu jawaban teman yang tinggal di…

Sabtu, 21 Januari 2023 18:55

Problematika Hybrid Contract Antara Pemasok Ikan dan Nelayan

MASYARAKAT nelayan tergolong kelompok yang relatif tertinggal secara ekonomi apabila…

Jumat, 20 Januari 2023 15:51

Mantan Terindah

BAGAIMANA suasananya, bila para mantan bertemu. Kira-kira, apa yang dibicarakan.…

Kamis, 19 Januari 2023 08:18

Kaltara Lagi

GUBERNUR Kaltara Zainal Arifin Paliwang (ZAP) ke Berau lagi. Bertemu…

Rabu, 18 Januari 2023 14:10

Cokelat Bahagia

KALAU lagi tak nyaman hati, cobalah nikmati cokelat. Itu yang…

Selasa, 17 Januari 2023 07:12

Lele Fang Sheng

HARI Raya Imlek 2023 atau Tahun Baru Cina 2574 tahun…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers