MANAGED BY:
JUMAT
27 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KALTIM | KOMBIS
Senin, 23 Januari 2023 00:50
Gong Xi Fa Cai

Oleh Daeng Sikra

“Xie xie, Pak Daeng,” itu jawaban teman yang tinggal di Jakarta. Saya memberi ucapan selamat merayakan Imlek melalui pesan WhatsApp. Seperti dia memberi ucapan Idulfitri, setiap lebaran.

Hari minggu (22/1) pagi hingga menjelang siang, udaranya sejuk. Kata teman, ini cuaca terakhir di hari raya Imlek. Biasanya jadi pertanda, setelah Imlek akan berakhirnya musim penghujan.

Semua toko dan rumah warga yang merayakan Imlek, pintunya masih tertutup. Ada jejeran kendaraan di depan rumah. Mungkin di pagi perayaan, menjadi kunjungan antarkeluarga. Belum ada yang ‘open house’.

Bersama teman-teman wartawan, bertemu di kediaman Pak Agus Tantomo yang menggelar open house Imlek. Suasananya seperti Idulfitri. Banyak tamu dan pejabat ASN yang datang merayakan suasana Imlek bernuansa warna merah.

Saya tak bisa ketinggalan. Ada masakan sup tulang, yang saya tahu itu hasil racikan Pak Agus yang  bertugas sebagai chef. Tidak ragu menikmati semua sajian. Ada sup tulang, ada masakan khas bugis.

Sebagai penutup, Pak Agus menyiapkan kapsul ‘peluntur’ kolesterol yang dibawa saat liburan ke Amerika. Pak Udin, teman saya, yang menikmati tiga mangkuk sup tulang, tak ragu-ragu. “Hajar saja, ada pelunturnya,” kata Pak Udin.

Bagaimana dengan warung Hokky dan warung Pojok. Sama suasananya. Khusus pencinta kopi, istirahat dulu selama sehari. Nanti setelah Imlek, dua warung kopi buka kembali.

Sehari sebelum Imlek, di warung pojok, pemiliknya sibuk menempatkan tebu di pojok rumah. Memang, Imlek ini salah satu yang tidak bisa ketinggalan adalah tebu.

Seorang penulis Lan Fang dalam esai Tebu Imlek, tidak tahu persis kapan tradisi memasang tebu di depan rumah itu dilakukan. Tentu ada maknanya menempatkan tebu. Tebu dianggap simbol kehidupan spiritual.

Ada cerita khusus terkait tebu. Konon, dulu ada seorang putri yang diserang penjahat. Sang putri lari dan bersembunyi di hutan tebu. Pohon tebu yang tumbuh rapat dijadikan tempat persembunyian.

Berapa lama berembunyi? Dari cerita rakyat itu, menyebutkan sang putri bersembunyi selama 15 hari, dan selama itu hanya mengisap sari tebu. Akhirnya berhasil terlepas dari kejaran penjahat.

Mungkin dari cerita rakyat itulah, kemudian ada tradisi menempatkan pohon tebu di pintu rumah setiap menjelang perayaan Imlek. Tebu yang tingginya dua meter. Tebu itu akan tetap pada tempatnya hingga 15 hari ke depan, hingga perayaan Cap Go Meh.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika belum ada pandemi Covid-19, sehari setelah atau di antara Imlek dan perayaan Cap Go Meh, ada atraksi Barongsai. Barongsai itu, berkeliling mengunjungi rumah warga yang merayakan Imlek.

Menyambut kedatangan Barongsai, warga sudah menggantungkan amplop merah alias angpao di depan rumahnya. Angpao itulah yang akan dijemput oleh Barongsai.

Suasana Imlek, selain terlihat hiasan lampion di rumah-rumah warga. Yang terasa suasana yang beda di sepanjang Jalan Tendean. Jalan di mana banyak warga Tionghoa maupun keberadaan Tian Feng Kong.

Ada lampion berwarna merah yang menjadi pemandangan indah di malam hari. Banyak warga yang setiap melewati jalur tersebut, mengabadikan dengan kamera telepon genggam mereka. Begitupun suasana saling kunjung, di hari pertama Imlek. Gong Xi Fa Cai. @cds_daengsikra. (*/udi)


BACA JUGA

Jumat, 27 Januari 2023 01:42

Hujan Penutup

TIDAK sedang bermain catur. Tapi sejak pagi, hujan di hari…

Kamis, 26 Januari 2023 15:57

Ketua KONI

BURSA calon ketua KONI Berau mulai diluncurkan. Saatnya bagi yang…

Rabu, 25 Januari 2023 01:31

Baju Baru

DAPAT bingkisan Imlek. Kemasannya kecil saja. Tapi maknanya besar. Setidaknya…

Selasa, 24 Januari 2023 01:20

Ramuan Sarang Burung

ANGKA 9 memang dahsyat. Angka kesuksesan. Dinasti Ming mengakui kehebatan…

Senin, 23 Januari 2023 00:50

Gong Xi Fa Cai

“Xie xie, Pak Daeng,” itu jawaban teman yang tinggal di…

Sabtu, 21 Januari 2023 18:55

Problematika Hybrid Contract Antara Pemasok Ikan dan Nelayan

MASYARAKAT nelayan tergolong kelompok yang relatif tertinggal secara ekonomi apabila…

Jumat, 20 Januari 2023 15:51

Mantan Terindah

BAGAIMANA suasananya, bila para mantan bertemu. Kira-kira, apa yang dibicarakan.…

Kamis, 19 Januari 2023 08:18

Kaltara Lagi

GUBERNUR Kaltara Zainal Arifin Paliwang (ZAP) ke Berau lagi. Bertemu…

Rabu, 18 Januari 2023 14:10

Cokelat Bahagia

KALAU lagi tak nyaman hati, cobalah nikmati cokelat. Itu yang…

Selasa, 17 Januari 2023 07:12

Lele Fang Sheng

HARI Raya Imlek 2023 atau Tahun Baru Cina 2574 tahun…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers