MANAGED BY:
SABTU
10 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KALTIM | KOMBIS

KALTIM

Senin, 13 Maret 2023 15:20
Masih Gemar Baca Buku, Bahagia Bertemu Mahasiswa

Prof Achadiati Ikram, Guru Besar Filologi Universitas Indonesia

TERUS MEMBACA: Achadiati mengisi waktu rehatnya dengan membaca buku atau manuskrip atau merawat anggrek di kebun rumahnya.

Achadiati Ikram mendedikasikan hidupnya pada filologi, ilmu yang mempelajari penelusuran karya sastra pada masa lampau. Guru besar Universitas Indonesia (UI) itu disegani di dunia sastra tanah air hingga kancah internasional.

 

PADA usianya yang menginjak 92 tahun, banyak kenangan yang sudah pupus dari ingatan Achadiati Ikram. Namun, memorinya masih mengingat dengan baik jika berkaitan dengan sastra dan filologi. Studi terkait dengan sastra dan karya tulis masa lampau itulah yang membesarkan namanya.

Sejak duduk di bangku sekolah, Achadiati yakin untuk mengambil jurusan sastra ketika berkuliah. ”Buat saya, ilmu itu memberi kepuasan. Banyak baca, banyak pengetahuan yang bertambah,” ujarnya kepada Jawa Pos saat bertandang ke rumahnya di kawasan Citayam, Depok, pada Kamis (2/3).

Di bidang filologi, Achadiati dikenal luas sebagai mahaguru. Predikat itu rasanya tak berlebihan. Salah satu karya Achadiati yang cukup dikenal di dunia sastra adalah penelitiannya terkait dengan Hikayat Sri Rama.

Penelitian menyeluruh dilakukannya pada 1978 dalam disertasi berjudul Hikayat Sri Rama: Suntingan Naskah Disertai Telaah Amanat dan Struktur. Penelitian itu lantas dibukukan pada 1980.

Tentu banyak suka duka yang telah dilalui Achadiati dalam mengabdikan diri di bidang keilmuan tersebut. ”Suka duka ada, tapi lebih banyak sukanya. Lupa juga apa saja cerita zaman dulu. Soalnya many many years ago,” kelakarnya sambil lamat-lamat mengingat cerita masa lalunya.

Satu ingatan yang masih lekat di benaknya adalah dia amat menikmati kehidupannya menjadi pengajar. Bertemu dengan para mahasiswa membuat perempuan yang berulang tahun setiap 30 November itu senantiasa bahagia.

Salah seorang mahasiswa yang mengingat jasa Achadiati adalah Munawar Holil. Ketua umum Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) 2016–2021 itu menceritakan, dalam sebuah kesempatan penelitian di salah satu perpustakaan di Moskow, Rusia, dirinya pernah membuktikan sendiri nama besar Achadiati

”Waktu ke perpustakaan itu, izinnya susah sekali. Namun, ketika kami berkata bahwa salah satu (peneliti) adalah Prof Achadiati, kepala perpustakaannya langsung mempersilakan untuk membaca buku apa pun yang kami mau. Kepala perpustakaan itu bilang, ’Saya mengenal nama Ibu Achadiati sudah lama sekali. Saya senang sekali’,” ujarnya melalui YouTube Manassa.

Guru besar Leiden University Belanda Willem van der Molen menuturkan hal senada. Willem menceritakan, Achadiati adalah salah satu orang yang menerjemahkan disertasi milik Willem. ”Terjemahan itu lebih indah dan lebih jelas daripada aslinya,” katanya.

Berbagai kisah itu hanya sekelumit dari sekian banyak mahasiswa dan kolega yang mengenal Achadiati. Saking harumnya nama besarnya, dunia kesusastraan internasional pun mengenal baik namanya.

Kini Achadiati menikmati masa-masa pensiunnya. Dia banyak mengisi waktunya untuk menikmati hal-hal yang disukainya. Misalnya, membaca buku ataupun manuskrip, berjalan kaki di sekitar kompleks rumah, hingga merawat tanaman di kebunnya.

”Sesekali merawat anggrek. Masih selalu membaca buku sambil ditemani kucing saya ini, namanya Vivi. Ada asisten rumah tangga (ART) yang sesekali datang ke rumah juga,” ungkap perempuan yang lahir di Tuban, Jawa Timur, tersebut.

Achadiati menyebut, meski sudah menikmati masa pensiun, sesekali dirinya masih tetap membantu para mahasiswa yang membutuhkan bimbingan. Saat bertemu dengan beberapa mahasiswa, dia juga kerap menemukan buku-buku baru.

Dari sejumlah buku baru yang dibacanya itu, dia merasa mendapatkan kepuasan tersendiri. ”Mereka mencari pengetahuan, kita membimbing. Nah, dengan begitu ilmu kita juga bertambah karena banyak hal yang saya rasa belum saya ketahui. Itu membuat saya senang sekali,” tuturnya. (jpg/sam)


BACA JUGA

Jumat, 09 Juni 2023 03:18

Harus Jalani TC 10 Bulan karena Tak Ada Kompetisi Putri

Pemusatan latihan panjang, beruji coba, dan tampil di turnamen berada…

Selasa, 06 Juni 2023 00:40

Kembangkan Produksi Lidi dan Arang Layak Ekspor

Tidak ingin hasil produksi sektor perkebunan itu-itu saja, Pemerintah Desa…

Sabtu, 03 Juni 2023 14:06

Butuh Perda untuk Sanksi Pelaku Eksploitasi

Undang Undang Perlindungan Anak sudah ada. Tapi daerah idealnya punya…

Jumat, 02 Juni 2023 01:20

Pohon Hayat Jadi Pengingat Keberagaman Itu Justru Pemersatu

Pohon Hayat Nusantara karya Aulia Akbar yang memenangi logo IKN…

Kamis, 01 Juni 2023 17:28

Ingin Berkontribusi dalam Tercapainya SDGs

Mimi Azmita menciptakan produk hasil riset berupa panel surya dengan…

Rabu, 31 Mei 2023 20:28

Kementerian ATR Melarang, Presiden Membolehkan

Penyelenggaraan pemerintahan di IKN saat ini masih bersifat transisi. Namun…

Rabu, 24 Mei 2023 11:41

Tak Ada Lagi Anak-Anak yang Main Bola di Depan Rumah

Di Timbulsloko yang dilumat abrasi, halaman serta tanaman hilang, rumah-rumah…

Selasa, 23 Mei 2023 15:25

Esensi Sungai Hilang ketika Kiri-Kanan Dibeton

Misman menjadi satu di antara 20 orang yang masuk nominasi…

Sabtu, 20 Mei 2023 18:58

Jaga Fasilitas Rahasia Negara agar Tidak Diketahui Umum

Pengamanan area pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal diperketat.…

Jumat, 19 Mei 2023 14:31

Diminta Pertahankan Skuat untuk Kualifikasi Piala Asia

Jam terbang yang lebih banyak secara otomatis mengerek kualitas pemain.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers