MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KALTIM | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Juni 2023 00:42
Bersatu Selesaikan Persoalan Jembatan
M Ichsan Rapi

TANJUNG REDEB - Penyediaan armada penyeberangan bagi masyarakat yang memadai, menjadi opsi solusi atas penutupan Jembatan Sambaliung yang tengah diperbaiki. Selain itu, menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau M Ichsan Rapi, percepatan penyelesaian perbaikan jembatan juga harus jadi perhatian.

Saat mengikuti hearing yang dipimpin Ketua DPRD Berau Madri Pani, Selasa (6/6) lalu, pria yang akrab disapa Daeng Iccang ini menyampaikan, bahwa pada rapat anggaran tahun lalu DPRD Berau sudah mengusulkan anggaran untuk pembangunan Jembatan Kelay III, sebagai alternatif penghubung darat bagi masyarakat Tanjung Redeb-Sambaliung dan beberapa kecamatan lainnya. Usulan tersebut juga sebagai antisipasi saat Jembatan Sambaliung harus diperbaiki. “Tapi ini kita berbicara yang sekarang aja, saat jembatan sudah ditutup untuk perbaikan,” katanya kepada Berau Post.

Menurutnya, ketika perbaikan sudah dilakukan, bahkan lantai jembatan sudah dibongkar, maka jembatan harus ditutup total. Sehingga yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah memastikan kelancaran dan keamanan alternatif penyeberangan bagi masyarakat yang terdampak. Bisa dengan penambahan armada penyeberangan atau opsi lainnya. 

“Sekarang sudah tidak ada pilihan. Ibarat pasien sudah berada di meja operasi dan dokter sudah bertindak menyelamatkan pasien, maka operasi tidak bisa lagi dihentikan,” katanya.

“Solusi pengalihan manusia dan barang akibat penutupan jembatan ini yang penting untuk dirembukkan bersama, agar didapatkan solusi terbaiknya sehingga tidak ada lagi antrean panjang kendaraan masyarakat yang mau menyeberang,” sambungnya.

Di sisi lain, agar penyeberangan masyarakat tidak berkepanjangan, maka kegiatan perbaikan jembatan harus dipercepat penyelesaiannya. Jika kontraktor pelaksana mengatakan pelaksanaan perbaikan membutuhkan waktu sekitar empat bulan, maka setiap item perbaikan harus terukur dan terjadwal.  

“Schedule-nya harus jelas, per hari, per minggu, per bulan. Misalnya, hari ini target pengerjaan sampai 10 persen. Besoknya sekian persen. Dalam seminggu sampai sebulan bisa dapat berapa persen. Jadi terukur. Kalau misal dalam sehari ada target kurang 1 atau 2 persen, berarti target besoknya harus capai 11 atau 12 persen,” ujarnya mengilustrasikan kegiatan perbaikan yang terjadwal dan terukur. 

Bahkan, dari target pekerjaan selama empat bulan tersebut, apakah memungkinkan jika bisa diselesaikan lebih cepat. Karena jika pekerjaan lebih cepat diselesaikan, maka makin cepat pula aktivitas masyarakat kembali normal. “Misal dengan pekerjaan dilaksanakan 24 jam penuh. Jumlah pekerjanya ditambah lagi supaya volume pekerjaan bisa dicapai lebih banyak setiap harinya,” terangnya.

Dari informasi yang diterimanya dari tim ahli jembatan, kerusakan Jembatan Sambaliung ada pada bagian camber jembatan. Camber atau gelagar merupakan ruang terbuka A yang terdapat pada bawah jembatan yang memanfaatkan lengkungan lantai kendaraan jembatan. Camber biasa disebut dengan anti lendutan, karena camber dibuat untuk melawan lendutan yang mungkin terjadi akibat beban di atas jembatan. Umumnya lanjut dia, camber berukuran 22 cm. “Infonya waktu Bulan September 2022 lalu, sudah diukur cambernya tingga 2,4 cm. Makanya harus segera dilakukan perbaikan, karena sudah mendekati standar untuk terjadi keruntuhan mendadak,” ungkapnya.

“Standar untuk keruntuhan mendadak, camber jembatan jangan sampai tinggal 10 persen dari camber awal pabrikasi. Kalau camber awalnya 22 cm, maka sebelum tinggal 2,2 cm sudah harus dilakukan pergantian camber baru,” sambung dia.

Metode perbaikannya lanjut dia, memang harus dimulai dengan pembongkaran lantai jembatan, guna mempermudah pelaksanaan penggatian camber jembatan. Setelah pembongkaran lantai jembatan, dilanjutkan pemasangan camber jembatan yang baru, kemudian dilakukan pembesian lantai jembatan dan lanjut pengecoran lantai jembatan.

“Makanya kami sarankan memperbanyak tenaga kerja untuk pembongkaran lantai jembatan dan alat jack hammer tangan, supaya tahap pembongkaran bisa cepat selesai. Material camber dan tim eriksen gelagar jembatan juga harus sudah siap di lokasi, agar setelah pembongkaran lantai jembatan tim eriksen bisa langsung bekerja,” terangnya agar waktu perbaikan jembatan bisa dipercepat.

Pengecoran lantai jembatan juga dianjurkan menggunakan aditif pengering beton, guna mempercepat waktu pengeringan beton agar bisa dilintasi kendaraan. “Paling lama 7 hari sudah bisa dilewati kendaraan,” ujar pria yang memang memiliki latar belakang pendidikan sarjana dan magister teknik ini.

Lanjutnya, jika metode kerja disusun dengan rapi dan terukur, maka target pengerjaan selama 4 bulan oleh kontraktor pelaksana, bisa dipangkas menjadi 2 atau 3 bulan saja. “1 minggu bongkar lantai, 1 bulan pasang camber, 1 minggu pasang besi, 1-2 hari cor beton, 7 hari tunggu beton kering, bisa 2 bulan selesai. Yang penting, alat, material, dan pekerjanya sudah siap semua,” jelasnya.

DPRD TERUS DESAK JEMBATAN KELAY III

Ketua DPRD Berau, Madri Pani, kembali menijau penyeberangan yang ada di Dermaga Sanggam maupun di Sambaliung, kemarin (7/6).

Dalam tinjauan yang dilakukannya, Madri mengungkap bahwa kondisi dermaga cukup membahayakan penumpang, untuk itu dia kembali mengingatkan kalau pemkab memiliki kewajiban memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat yang melintas. Di sisi lain, armada yang tersedia juga menurutnya masih kurang.

“Kalau armada masih kurang. Meskipun malam ada penyeberangan, namun itu berbayar. Karena tidak 24 jam pelayanan,” katanya.

Madri juga menyinggung soal keberadaan air mineral yang akan dikonsumsi masyarakat mengantre. Dipahaminya, cuaca panas dapat menyebabkan dehidrasi, untuk itu dirinya berjanji akan menyumbangkan air mineral di lokasi penyeberangan.

“Ya jika bisa, pemerintah juga harus menyediakan air, meskipun itu di dalam galon. Guna membantu masyarakat juga kan,” bebernya.

Kepada awak media, Dia juga kembali menyuarakan pembangunan Jembatan Kelay III yang memang sudah jauh hari diusulkan. Dirinya pun disebutnya sudah mengetuk palu persetujuan pembangunan jembatan itu.

Masyarakat katanya, tidak bisa hanya berharap dengan Jembatan Sambaliung. Jika ada Jembatan Kelay III, konsentrasi kendaraan bisa dipecah. “Bisa saja nanti kendaraan berat lewat di Jembatan Kelay III, seperti di Bujangga situ, di portal. Jadi hanya khusus kendaraan ringan saja. Sudah lama diusulkan. Tapi realisasinya kan belum ada,” ucapnya.

Dengan adanya Jembatan Kelay III, diyakini arus perekonomian dan lalu lintas bisa berjalan normal. Bahkan bisa saja umur Jembatan Sambaliung semakin panjang, jika hanya diperuntukkan untuk kendaraan ringan, seperti motor dan mobil.

“Saya rasa bisa lah. Toh anggaran besar juga. Biar dialihkan Rp 300 miliar hingga Rp 350 miliar, saya rasa masih sanggup Berau,” tuturnya.

SUDAH MASUK PERENCANAAN

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan, untuk Jembatan Kelay III sebenarnya sudah jadi perbincangan hangat, hal itu juga diakuinya memang dibutuhkan, meskipun tidak terlalu urgen sifatnya. Namun Ia memastikan, di tahun ini sudah masuk dalam tahap perencanaan.

“Jadi begini, kenapa baru terealisasi? Itu kan menelan anggaran besar, dan tahun ini sudah masuk perencanaan,” katanya.

Dalam waktu dekat, dirinya juga berjanji akan mengoordinasikan lagi hal tersebut dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). (aky/hmd/sam)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2023 21:07

Komitmen Tingkatkan Investasi di Luar Sektor Tambang

Kabupaten Berau terkenal dengan kegiatan perusahaan tambang yang besar. Tetapi,…

Kamis, 21 September 2023 21:03

Percepat Pembangunan Kampung

GUNUNG TABUR – Wakil Bupati Berau Gamalis, menjadi inspektur upacara…

Kamis, 21 September 2023 20:59

Selanjutnya Harus Lebih Meriah

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Berau…

Kamis, 21 September 2023 20:54

Bangun Sentra Terasi di Buyung-Buyung

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perindustrian,…

Rabu, 20 September 2023 18:40

Punya Pasar Jelas, Bisa Dukung Sektor Pariwisata

Siapa bilang Berau hanya kaya akan destinasi wisata saja, Berau…

Rabu, 20 September 2023 18:32

Siap Amankan Pemilu 2024

TANJUNG REDEB - Dalam rangka menyambut tahun politik tahun 2024,…

Rabu, 20 September 2023 18:29

TPA Direlokasi ke Teluk Bayur

TANJUNG REDEB - Pemilihan lahan untuk Tempat Pengelolaan Akhir (TPA)…

Rabu, 20 September 2023 18:21

Rp 23 Miliar untuk PJU

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau masih terus berbenah…

Rabu, 20 September 2023 18:08

Tangani Abrasi Derawan dengan Tepat

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Wendy…

Selasa, 19 September 2023 15:51

Pastikan PLN Realisasikan TJSL

TANJUNG REDEB – Dalam beroperasinya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers