MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 14 Januari 2020 15:33
Bahaya Nyata Pariwisata Magnet Penarik Devisa
Rahmi Surainah, M.Pd

PROKAL.CO,

SEKTOR pariwisata di Indonesia dianggap sangat potensial untuk menjadi kunci dan solusi dalam menghadapi dampak ekonomi akibat perang dagang yang memanas antara Amerika Serikat dan China.

Hal ini dikemukakan oleh Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Amalia Adininggar Widya. Dia mengatakan di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, sektor pariwisata dapat menjadi kunci pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Amelia menjelaskan kalau salah satu jalan pintas yang bisa digunakan untuk menyelamatkan devisa negara adalah lewat sektor pariwisata. Namun yang mesti mendapat perhatian pemerintah dan para stakeholder adalah bukan tentang seberapa banyak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia, tapi seberapa besar uang yang masuk dari sektor ini. (http://www.monitorday.com/melalui-sektor-pariwisata-indonesia-mampu-hadapi-dampak-perang-dagang-as-china)

Di sisi lain adanya pariwisata yang diharapkan menghibur justru menimbulkan bahaya. Seperti yang terjadi di Kabupaten Sumedang, puluhan penari dari 5.555 peserta pada event Tari Umbul Kolosal di Waduk Jatigede jatuh pingsan dan beberapa di antaranya mengalami kesurupan pada akhir tahun lalu. (31/12/2019). (https://kabar-priangan.com/puluhan-penari-pingsan-dan-kesurupan-saat-even-tari-umbul-kolosal-di-waduk-jatigede/)

Di daerah lain, Tanjung Redeb tradisi sekaligus ajang pariwisata yakni Buang Nahas membuat warga berpolemik dengan camat. Camat berkeyakinan Tradisi Buang Nahas dianggap tak sesuai dengan akidah dalam Islam. Camat tidak memberikan restu dan tidak bersedia menghadiri acara adat masyarakat pesisir Berau tersebut. Namun, walau tanpa dukungan dari camat dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Berau, masyarakat tetap melaksanakan acara adat tersebut. (https://berau.prokal.co/read/news/62298-camat-tinggalkan-warga-talisayan.html)

Demikian sedikit fakta yang terjadi tentang pariwisata. Pariwisata memang sering diwarnai dengan berbagai kejadian aneh dan unik. Seperti tarian Umbul Kolosal yang berjumlah 5.555 peserta, banyaknya peserta membuat tarian tersebut unik. Belum lagi ada kesurupan tentu ini membuat aneh dan mistis.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 09 Juli 2020 20:34

Kok Meningkat Drastis?

SAMBIL membaca dengan seksama inbox medsos pelanggan yang mengeluh tagihan…

Sabtu, 02 Mei 2020 02:38

Mengikuti Mas Agus Bagi Ayam Goreng dan Takjil

JARUM jam baru menunjukkan pukul 15.00 Wita. Tapi halaman rumah…

Sabtu, 25 April 2020 12:34

Kuatkan Diri di Bulan Suci Menghadapi Pandemi

TIDAK terasa kita sudah memasuki bulan yang istimewa bagi umat…

Jumat, 17 April 2020 13:28

Sebagian Dana Desa untuk BLT

SEBAGAI salah satu daerah terdampak Covid-19, setidaknya 18.260 keluarga di…

Sabtu, 11 April 2020 00:30

Virus Ini Lebih Berbahaya Dibanding Corona

SAAT ini, secara garis besar ada tiga virus yang berbahaya.…

Sabtu, 04 April 2020 19:31

Kisah Sampar dan Covid-19

PANDEMI Covid-19 mengingatkan kita pada ulasan Albert Camus dalam novelnya…

Kamis, 12 Maret 2020 21:37

Soundscape Bandara Kalimarau

(do mi sol do) “Perhatian-perhatian, panggilan kepada penumpang pesawat udara…

Rabu, 19 Februari 2020 12:39

Musik Tradisi atau Musik Etnis

Menjelang perhelatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang…

Selasa, 18 Februari 2020 15:45

Corona Konro

HEBOH awal berjangkitnya Coronavirus di Wuhan,  Provinsi Hubei, juga membuat…

Senin, 17 Februari 2020 11:30

Rawan Listrik

KABAR gembira. Pak Makmur yang pernah memimpin Berau dua periode…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers